

Hmmm.. Fiuuuuhh..
hembusan nafas panjang ku coba rentangkan seluas mungkin. Menikmati udara yang
rasanya semakin sempit dan sesak saja. Memasuki dunia perkuliahan, dan
mengambil jurusan yang keluar dari zona aman adalah sesuatu hal yang tak mudah
ternyata. Banyak hal yang harus ditata, diperbaiki, dan dipersiapkan. Mendapati
hasil semester satu yang sangat cukup sekali, ternyata belum bisa membuatku
bertekad teguh untuk melakukan yang terbaik di semester dua ini. Ah... bukan
demikian. Aku sudah berusaha yang terbaik, hanya saja aku belum bisa mencapai
posisi itu. Posisi dimana aku bisa menikmati setiap perjalananku di semester genap
ini sehingga tak ada alasan untuk malas, menyerah, dan merasa sulit dengan
setiap rintangan dan tantangan yang ada di depan mata. Hmm.. diplomatis sekali.
8 Maret 2016. Artinya hampir aku berada di tengah perjalanan atau bahkan telah
berada di tengah perjalanan semester dua ini. Hasil middle test satu persatu
memperlihatkan betapa mudahnya aku menyerah terhadap persoalan yang terbentang
dihadapanku. Apa aku telah lupa bagaimana proses perjuangan saat di bangku
sekolah dulu? Apa aku telah lupa bagaimana caranya menghadapi dan menaklukkan
setiap masalah yang muncul? Apa aku lupa dengan senyum bangga kedua orang tua yang
mendapati anaknya mengukir prestasi? Apa aku lupa akan setiap tetes keringat
yang mereka abaikan demi mewujudkan harapan buah hatinya? Apa aku lupa bahwa
setiap usia seseorang memiliki batas yang sudah ditentukan oleh sang Kuasa yang
entah kapan ia berakhir? Apa aku lupa
setiap langkah bahkan setiap hembusan nafas seseorang telah dicatat rapi oleh
utusan Al ‘Aziz? Ah… kenapa terlalu banyak hal yang ku lupakan? Hingga detik
ini jua, apa kau masih ingin berada di posisi seperti ini? Terlalu banyak tanya
yang harus kutanyakan pada diriku. Terlalu banyak hal yang harus kuperbaiki
dari diriku. Sadarlah Irma. Kau hidup bukan hanya untuk dirimu saja. Tapi juga
untuk mereka, keluargamu, agama, umat, untuk sebuah amanah suci dari Sang Maha
Pencipta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar