Lagi-lagi aku
hanya mampu berbisik pada sunyinya malam. Dalam isakan tangis yang entah
darimana ia terpacu. Perasaan tak pasti tentang semua gelisah yang hadir. Dalam
diam air mata itu terus menetes tak henti-hentinya. Dan kubiarkan semua terurai,
karena hanya itu yang mampu kulakukan pada saat itu. Lisanku masih terlalu
keluh untuk menjelaskan semua, bahkan hati dan jiwaku masih terlalu buta untuk
memahami perasaan yang hadir. Semua datang begitu saja. Tanpa memberi kejelasan
yang pasti.
Masih dengan malam.. sembunyi dalam
sepi, menyimpan harapku untuk mengakhiri ini semua. Mengahiri semua resah. Mengakhiri
semua keluh. Namun itu tak jua mampu menghapus semua gelisah dan gejolak emosi.
Allah.. ampunilah dosaku.. bisikan lembut itu akhirnya terucap dari lisanku. Samar
sekali, bahkan mungkin hanya aku sendiri yang mampu menengarkannya.
Masih dengan malam.. pikirku
melayang membayang. Kenapa aku terlalu lemah? Mengapa aku tak sekuat baja dan
batu karang? Mengapa aku memilih untuk diam? Mengapa aku tak jua berdiri tegap,
menatap, dan beranjak? Mungkin pernah, tapi mengapa hanya saat tertentu saja? Mengapa
aku tak mampu bertahan di tengah badai nan ombak? Mengapa tak kubiarkan diriku
tenggelam dalam keistiqomahan langkah menuju keridhoan-Nya?
Masih dengan malam.. bisikan kuat
itu hadir memecah sunyi. TIDAK !! Aku adalah perempuan yang kuat. Lemahku
bersimpuh pada-Nya. Aku bukanlah perempuan yang selalu diam menatap kisah yang
terjadi. Ada kalanya lisan berucap, raga berdiri, menatap dan beranjak. Aku bukanlah
perempuan yang tunduk begitu saja dengan suasana hati. Mungkin aku bukanlah
batu karang ataupun baja, tapi Allah telah selipkan kasih dan cinta yang suci
padaku hingga badai dan ombak pun mampu kuhadapi jika aku mau. Allah.. Maka
nikmat-Mu mana lagi yang akan kudustakan?. Engkau sempurnakan kekurangan dengan
kelebihan. Engkau elokkan ciptaan-Mu menurut barometer terbaik-Mu. Dan semua
kembali pada masing-masing jiwa. Mau atau tidak untuk melakukan yang terbaik.
“Sesungguhnya Allah tidak mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu
sendiri yang mengubah apa apa yang ada pada diri mereka” [Ar-Ra’d:11]

Tidak ada komentar:
Posting Komentar