Setitik embun menyejukkan pagi yang sunyi
Gemericik air sungai terdengar lembut dalam
hati
Damainya angin menyentuh ramah wajah ini
Aku terdiam……. Aku terbayang……..
Tetesan keringat terjatuh dari keningnya
Ilalang tak bicara bak ikut menyaksikan
Lembut dan tak terkira maknanya
Dalam bayang……
Muncul sosok orang yang tulus, gigih, dan
memiliki semangat membara
Siang… malam… panas… dingin…
Tak pernah menjadi penghalang untuknya
Kicauan burung memecahkan kesunyian pagi
Ingatan ku tertuju pada sosok itu
Saat itulah… Butiran hangat keluar dari
persembunyiannya
Diri ini tak mampu membendungnya
Aku terpikir dalam benak
Tuhan…..
Tak jarang ku mengecewakannya
Tapi sosok itu selalu beri yang terbaik
untukku
Harapan besar telah ia tancapkan dalam diriku
Ayah…
Engkaulah sosok itu
Maafkanlah diri ini…
Suatu saat nanti ku akan petikkan bintang
untukmu
Ayah…
Terimakasih untuk Perjuangan Muliamu
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar