
“12.42” Jam
dan menit dimana ku memulai tulisan ini. Entahlah.. Malam ini rasanya aku tak
hendak untuk tidur. Padahal mata rasanya tak mudah bertahan menatap layar.
Kepalaku juga ingin sekali bersandar pada bidang balok berisi busa yang menanti.
Namun jemariku ingin menari di atas keyboard hitam yang hampir kusam. Entah apa
yang hendak diketik di layar putih. Teringat kalimat, “Jangan pikirkan apa yang akan kamu tulis, tapi tulislah apa yang kamu
pikirkan”. Kira-kira apa ya yang ada
dipikiranku saat ini?
Malam ini mimpi-mimpi
yang pernah kabur itu kembali bermunculan. Mimpi untuk berlayar ke negeri
tetangga. Mimpi untuk menyelami Al-Qur’an.
Mimpi untuk menginjakkan kaki ke tanah suci. Mimpi untuk menjadi muslimah yang senantiasa
dirindu syurga. Mimpi untuk menatap anak berseragam yang antusias mengejar
mimpi. Aaahh.. Apa yang sedang kubicarakan. Mimpi apa itu. Merasa konyol?
Entahlah.
Hmmm.. Malam,
dalam keheninganmu. Ada satu hal yang juga ingin ku bisikkan kepadamu. Aku
gelisah. Gelisah dengan rasa yang lagi-lagi kembali menyelinap dalam jiwa. Gelisah
yang membawaku pada banyak tanya yang entah apa itu. Gelisah tentang kepastian perasaan ini. Mungkinkah hanya aku
yang terlalu terbawa oleh perasaan. Entahlah. Aah.. sudah berapa kali ku sebut
kata ‘ENTAH’. Entahlah. (Haha.. merasa konyol).
Dan akhirnya..
ku putuskan untuk menyudahi tulisan ini. Selamat malam Malam. Uuppss. Sepertinya
udah dini hari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar